Dua satelit "Starlink Rusia" mulai jatuh dari orbit
Dua satelit dari konstelasi Rassvet, proyek Rusia yang dibuat untuk menyediakan alternatif domestik bagi Starlink, kehilangan ketinggian dan semakin mendekati masuk kembali ke atmosfer Bumi.
Menurut laporan situs Defence Blog, kedua wahana tersebut merupakan bagian dari kelompok kedua satelit yang diluncurkan Rusia dan, berdasarkan data pelacakan, tidak pernah melakukan manuver untuk meningkatkan orbitnya.
Rassvet dikembangkan oleh perusahaan Rusia Bureau 1440 dan ditujukan untuk membentuk jaringan internet broadband di orbit rendah Bumi dalam sebuah proyek yang dianggap strategis oleh Moskow. Inisiatif ini menjadi semakin penting setelah Rusia kehilangan akses ke Starlink, sistem milik SpaceX yang banyak digunakan Ukraina untuk komunikasi dan operasi militer.
Masalah saat ini bukanlah yang pertama dihadapi program tersebut. Pada Juni, satelit pertama yang hilang dari konstelasi Rassvet, yang diidentifikasi sebagai Object 4 dan terdaftar oleh NORAD dengan nomor 68363, kembali memasuki atmosfer sekitar 75 hari setelah peluncurannya pada Maret. Wahana tersebut juga tidak melakukan manuver peningkatan orbit dan secara bertahap kehilangan ketinggian hingga hancur saat memasuki kembali atmosfer.
Kasus terbaru menunjukkan bahwa dua satelit dari kelompok kedua dapat mengalami nasib serupa. Tidak adanya manuver untuk memperbaiki atau meningkatkan orbit membuat hambatan atmosfer terus mengurangi ketinggian mereka, sehingga mempercepat proses menuju masuk kembali ke atmosfer.
Terlepas dari masalah tersebut, Rusia terus melanjutkan proyek ini. Pada Agustus, pejabat intelijen Ukraina mengatakan bahwa Moskow sedang mempercepat peluncuran satelit dan berniat menempatkan hampir 300 unit di orbit hingga 2027. Rencana tersebut mencakup konstelasi 292 satelit pada tahun depan dan 924 satelit pada 2035.
Skala yang direncanakan masih jauh lebih kecil dibandingkan jaringan Starlink, yang pada Agustus 2026 telah melampaui 11.000 satelit di orbit. Dengan demikian, meskipun Rassvet terus berkembang, hilangnya satelit selama tahap awal penyebaran menjadi tantangan bagi upaya Rusia membangun jaringan komunikasi satelitnya sendiri.


0 Response to "Dua satelit "Starlink Rusia" mulai jatuh dari orbit"
Posting Komentar